
Di sektor kaki-kaki, suspensi depan menggunakan unit Kayaba untuk meredam guncangan secara lebih optimal. Terutama saat melibas jalur tanah maupun bebatuan. Sementara itu, sistem linkage progresif di belakang membantu menjaga traksi serta kestabilan. Khususnya ketika bermanuver di permukaan tidak rata.
Baca juga: Toyota bZ3 Smart Home Edition Resmi Hadir, Sedan Listrik Murah dengan Fitur Canggih
Kombinasi roda depan 21 inci dan belakang 18 inci semakin menegaskan karakter adventure sejatinya. Apalagi dengan ban Pirelli Scorpion Rally Street yang mampu bermain di berbagai kondisi jalan. Dari sisi ergonomi, posisi berkendara lebih tegak guna meningkatkan kontrol saat berdiri di atas footpeg.
Stang yang lebih lebar memberikan leverage tambahan ketika bermanuver. Sementara pijakan kaki yang sedikit mundur menciptakan distribusi bobot lebih seimbang. Tangki bahan bakar polimer berkapasitas 18 liter pun kian ramping dan ringan. Sehingga memudahkan pengendara mengapit motor saat melewati medan teknikal.
Jantung pacu DesertX terbaru mengandalkan mesin Ducati V2 berkapasitas 890 cc. Mesin ini mampu menyemburkan tenaga hingga 110 hp dengan torsi maksimum mencapai 92 Nm. Karakter performanya hadir secara khusus agar tetap buas namun mudah pengguna kendalikan. Baik di jalur tanah maupun aspal.
Teknologi Variable Intake Valve Timing (IVT) menjadi salah satu kunci peningkatan performa. Sistem ini memungkinkan respons bukaan gas yang lebih cepat dan presisi di berbagai rentang putaran mesin. Menariknya, sekitar 70% dari total torsi sudah bisa pengendara rasakan sejak 3.000 RPM. Artinya, mereka tidak perlu memaksa mesin berteriak untuk mendapatkan dorongan tenaga yang kuat.
Karakter torsi melimpah di putaran bawah tersebut sangat membantu ketika harus melewati medan ekstrem. Termasuk tanjakan curam, jalur berpasir tebal, atau kondisi licin. Di sisi lain, performa putaran atas tetap terjaga guna memberikan akselerasi agresif di jalan raya. Membuat motor cukup jinak untuk perjalanan jauh, namun tetap sangar ketika berpetualang.
Sektor elektronik turut menjadi daya tarik utama pada Ducati DesertX V2. Motor ini membawa platform inersia enam sumbu yang bekerja secara real-time. Termasuk untuk membaca sudut kemiringan, akselerasi, serta pergerakan motor di berbagai kondisi. Sistem tersebut menjadi otak dari berbagai fitur keselamatan sekaligus performa modern.