
Ditempat yang sama, Aiptu. Doni selaku Kanit reskrim Bangka Tengah membenarkan adanya dua orang wartawan yang berpindah dari sekolah ke sekolah lainnya untuk meminta bantuan berupa uang.
“Benar, kami sudah amankan dua orang yang mengaku wartawan yang mau melakukan sosialisasi dan meminta uang operasional peliputan. Saat ini sudah kami serahkan ke Polres Bangka Tengah untuk penyidikan lebih lanjut, ” tutupnya.
Sementara salah satu oknum wartawan, D mengakui perbuatannya tersebut dimana uangnya untuk operasional peliputan.
“Iya bang, kami wartawan daerah Sumbagsel. Kami terdata di media-media yang kami sebutkan. Kami cuma mau sosialisasi tentang kawasan asap rokok dan juga nanya tentang dana BOS. Dan kami memang meminta bantuan biaya ke sekolah-sekolah untuk operasional kami meliput,” ungkapnya.