Dirjen Prasarana Strategis Kementrian PU Tinjau Lahan Eks PT Koba Tin

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU), Maulidya Indah Junica, melakukan peninjauan secara langsung pada lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di lahan Eks PT Koba Tin, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (31/05/2025).

    Ia mengatakan kedatangannya untuk memastikan lahan tersebut memenuhi kriteria yang ditetapkan sebagai syarat menjadi Sekolah Rakyat atau belum.

    Ia juga menyampaikan, bahwa pihaknya sudah melakukan diskusi informal dengan Bupati, Wakil Bupati serta Sekda mengenai luas lahan dan kondisi lahan.

    “Secara keseluruhan, berdasarkan hasil diskusi dengan Bupati beserta jajaran, selanjutnya kita akan melakukan pendalaman dan analisa ke arah teknis seperti terkait jarak ke TPST terdekat, kondisi jarak yang dekat dengan pantai, jarak dengan faskes terdekat (RSUD) serta kontur tanah,” lanjutnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Seperti diketahui, idealnya Sekolah Rakyat ini akan dibangun menggunakan model boarding school dengan tiga level pendidikan dari SD, SMP, dan SMA dengan perkiraan siswa-siswi sebanyak 1.000 orang.

    “Tadi sudah kita tinjau, ternyata Pemkab Bangka Tengah sudah menyiapkan lahan seluas 10 hektare dan kami menilai itu sudah lebih dari cukup. Kami berharap dukungan dari Pemkab Bangka Tengah dalam membantu dan mendukung terwujudnya Sekolah Rakyat yang akan dibangun di lahan Eks PT Koba Tin ini,” pungkasnya.

    Di tempat yang sama, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan, terdapat beberapa revisi terkait jalan utama yang terdapat di samping lapangan sepak bola untuk diperlebar agar memudahkan akses ke Sekolah Rakyat tersebut.

    “Terkait progres pembangunan Sekolah Rakyat ke depannya, secara teknis Kementerian PU RI yang akan menentukan apakah layak atau tidak. Apabila dinyatakan layak, maka Pemkab Bangka Tengah akan dipanggil oleh Kementerian Sosial RI untuk mempersiapkan segala administrasi yang dibutuhkan berupa kajian lingkungan antara lain Amdal dan UPL,” jelas bupati.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia juga menyampaikan bahwa secara non teknis Pemkab Bangka Tengah juga akan melakukan diskusi dengan Kementerian Sosial RI tentang kesiapan fasilitas Sekolah Rakyat dan fasilitas pendukungnya termasuk guru-guru yang akan mengabdi nantinya.

    “Pada prinsipnya kita sangat siap, baik lokasi maupun berbagai persyaratan lain yang dibutuhkan Kementerian terkait, semoga dapat berjalan lancar,” harap Algafry.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Tak Mau Anak Desa Gagal Kuliah karena Biaya, Kades Perlang Jemput Bola Daftarkan Tiga Warga ke Kampus

    Tak Mau Anak Desa Gagal Kuliah karena Biaya, Kades Perlang Jemput Bola Daftarkan Tiga Warga ke Kampus

    Tak Semua Pulang Membawa Piala, Tapi Semua Pulang Membawa Pelajaran dari Porsema III

    Tak Semua Pulang Membawa Piala, Tapi Semua Pulang Membawa Pelajaran dari Porsema III

    Juara Terus, Siswa Menyusut: Paradoks yang Menghantui SMKN 1 Koba

    Juara Terus, Siswa Menyusut: Paradoks yang Menghantui SMKN 1 Koba

    Empat Tahun Tak Terkalahkan, Jurusan Welding SMKN 1 Koba Kian Kokoh Jadi Raja LKS Babel

    Empat Tahun Tak Terkalahkan, Jurusan Welding SMKN 1 Koba Kian Kokoh Jadi Raja LKS Babel

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Dari Miniatur Ka’bah ke Karakter Santri, Manasik Haji Bahrul Ulum Tak Sekadar Latihan Ibadah

    Dari Miniatur Ka’bah ke Karakter Santri, Manasik Haji Bahrul Ulum Tak Sekadar Latihan Ibadah