Dinilai Belum Maksimal, Pemkab Bangka Genjot Pajak Sarang Burung Walet

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah pada tahun 2021 ini.

    Wakil Bupati Bangka, Syahbudin mengatakan pandemi virus Corona menjadi penyebab utama lemahnya realisasi PAD baik di level provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

    “Tentunya Covid-19 ini sangat berdampak sekali pada pendapatan di daerah karena mempengaruhi pendapatan pajak dan juga sektor-sektor lainnya,” katanya, Kamis (6/5/2021).

    Meski demikian, ia menilai tetap ada upaya yang bisa dilakukan untuk menaikkan PAD tersebut.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kita harus berfikir kedepan tidak berharap besar dan mengandalkan dana transfer lagi. Sehingga upaya kita inovasi-inovasi daerah untuk menggali potensi Pendapatan Asli Daerah itu harus lebih ditingkatkan,” ujarnya.

    Menurutnya, hal pertama yang dapat dilakukan untuk meningkatkan PAD tersebut yakni memaksimalkan pajak dari beberapa sektor.

    “Pertama yang harus lebih kita optimalkan dari segi pajak, seperti pajak sarang burung walet yang saat ini belum maksimal. Dan juga hal-hal lain yang dapat mendongkrak daripada PAD kita,” ujarnya. (Int)

     

    Space Iklan/0853-1197-2121

     

     

    Mungkin Suka Ini juga:
    Guru Sering Berhadapan Dengan Hukum, Gandeng PGRI Bangka YLBH LSS  Siap Berikan Perlindungan

    Guru Sering Berhadapan Dengan Hukum, Gandeng PGRI Bangka YLBH LSS Siap Berikan Perlindungan

    Modus Operandi Penggelapan Pajak Daerah

    Modus Operandi Penggelapan Pajak Daerah

    Tim Inisiator Sampaikan Hasil Diskusi Publik Kepada Kejari Bangka

    Tim Inisiator Sampaikan Hasil Diskusi Publik Kepada Kejari Bangka

    Taman Sari Jadi Sasaran Gotong Royong Jumat Bersih

    Taman Sari Jadi Sasaran Gotong Royong Jumat Bersih

    Resume Diskusi Publik : Menyoroti Nasib Bangka di Tengah Efisiensi Negara

    Resume Diskusi Publik : Menyoroti Nasib Bangka di Tengah Efisiensi Negara

    Polemik Pencemaran Limbah Cair Pengolahan Kelapa Sawit Ke Sungai, Ridwan: DPD HNSI Babel Siapkan Langkah Hukum

    Polemik Pencemaran Limbah Cair Pengolahan Kelapa Sawit Ke Sungai, Ridwan: DPD HNSI Babel Siapkan Langkah Hukum