
Namun, ia sendiri belum bisa menjelaskan detail aplikasi, penggunaan anggaran serta teknis dalam aplikasi yang digunakan apakah pihak ketiga atau dari kominfo serta pembayaran Rp 15 juta untuk apa.
“Teknisnya tanyakan kepada kabid Pemdes, ” tuturnya.
Hingga kini, pihak intrik.id masih menunggu penjelasan rinci terkait hal ini.