Demi Tembus Pasar Jawa Barat, UMKM Nanas Tua Tunu Kini Kejar PIRT dan NIB

    Caption: Iwan Bernadi.

    “Kami memfasilitasi UMKM untuk mengurus PIRT dan NIB karena sudah ada peluang pemasaran ke luar daerah. Pak Kalapas juga membantu membuka akses pemasaran dan mengawal offtaker produk olahan nanas warga,” ujar Iwan.

    Menurutnya, legalitas usaha menjadi pintu masuk penting bagi UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Tanpa dokumen tersebut, produk akan sulit masuk ke toko modern maupun jaringan distribusi yang lebih besar.

    Saat ini, warga Tua Tunu telah memproduksi berbagai olahan nanas seperti selai dan dodol nanas. Bahkan, pengembangan produk baru berupa mochi nanas juga tengah dipersiapkan.

    Untuk memperkuat kapasitas produksi, pemerintah kelurahan tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga mendorong pembentukan rumah produksi bersama serta pengadaan mesin produksi melalui sistem berbagi.

    Pages: 1 2 3 4
    Mungkin Suka Ini juga:
    Dambus Masuk Sekolah, Disdikbud Pangkalpinang Siapkan Pagelaran Seni untuk Pelajar

    Dambus Masuk Sekolah, Disdikbud Pangkalpinang Siapkan Pagelaran Seni untuk Pelajar

    Pemkot Pangkalpinang Dorong Belanja Pemerintah Serap Produk Lokal Lewat Ayoomall

    Pemkot Pangkalpinang Dorong Belanja Pemerintah Serap Produk Lokal Lewat Ayoomall

    4.800 Peserta Turun ke Jalan, Karnaval PAUD Pangkalpinang Ikut Gerakkan UMKM

    4.800 Peserta Turun ke Jalan, Karnaval PAUD Pangkalpinang Ikut Gerakkan UMKM

      Ikuti kami di Facebook