
“Kita sudah rapat koordinasi dengan pemprov Babel terkait harga daging sapi ini. Tapi Kita tidak bisa melakukan apa-apa, paling kita hanya menghimbau saja kepada distributor agar tidak melebihi HET,” ungkapnya.
Menurutnya kenaikan harga daging sapi ini disebabkan terbatasnya stok sementara permintaan/konsumen meningkat drastis menjelang lebaran idulfitri.
“Kenaikan ini karena stok daging kita sangat kurang, seharusnya kebutuhan kita 1700 ekor tapi yang ada hanya 600 ekor saja. Untuk menambahnya harus disuplai dari Lampung dan Pelembang,” terang Asep.