
INTRIKI.ID, BANGKA TENGAH – Harga komoditi hortikultura di Koba mengalami kenaikan dalam seminggu terakhir, Minggu (29/6/2025).
Salah satunya cabai, sebelumnya para pedagang di menjual Rp 46 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 50 ribu.
Bukan cuma cabai, namun komoditas lainnya seperti bawang hingga sayur mayur juga turut naik.
“Selain itu harga cabai rawit, bawang, sayur dan komoditas sayur lainnya juga naik diangka seribu sampai 5 ribu, ” ujar Putri, salah satu pembeli di Pasar Koba.
Ia menilai, kenaikan yang terjadi terlalu cepat dan juga tinggi dari hari-hari sebelumnya.
“Tadi sih yang sedikit tomat. Kalau bawang dan cabai banyak. Cuma kok mahal ya. Mungkin stok memang di kita sedikit. Tapi naiknya terlalu cepat, ” tegasnya.
“Kalau saya sebagai pembeli ya mau yang murah dan bagus. Kalau penjual mah mau mahal dan dibeli banyak. Kalau petani mainnya panen banyak dan langsung di borong dengan harga sesuai. Jadi tunggu pemerintah saja, ” lanjutnya.
Putri juga meminta agar pemerintah cepat tanggap dalam memberikan solusi terhadap pengendalian harga yang sedang terjadi agar masyarakat juga terbantu dengan ekonomi Bangka Tengah saat ini.
“Ngeluh lah mas kita. Harga mahal mungkin petani yang bagusnya karena pupuk dan lain naik. Tapi harga mahal juga percuma, daya beli masyarakat rendah. Percuma panen 1 ton yang beli cuma 100 kg. Tetap rugi. Tergantung pemerintah lah gimana soal ini,” tuturnya.