Bupati Ungkap Sulit Mekarkan Desa Rebo dan Bukit Layang, Ini Sebabnya

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Niat dua desa di Kabupaten Bangka untuk melakukan pemekaran terpaksa harus ditunda terlebih dahulu. Hal tersebut dikarenakan kondisi keuangan pemerintah pusat tidak memungkinkan untuk menopang operasional daerah otonomi baru, Minggu (2/5/2021).

    Kondisi tersebut diungkapkan Bupati Bangka, Mulkan ketika diwawancarai oleh awak media ini setelah melakukan evaluasi APBDes Rebo.

    Menurutnya pengajuan untuk daerah pemekaran saat ini dinomor duakan.

    “Saat ini pemerintah pusat dan kabupaten sedang fokus dengan masalah kesehatan dan jaminan sosial masyarakat, jadi untuk pemekaran dinomor duakan,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengatakan saat ini pihaknya masih menunda usulan beberapa daerah/desa yang ingin melakukan pemekaran.

    “Ada beberapa desa yang mengajukan untuk dimekarkan seperti Desa Bukit Layang, Desa Rebo dan Kace,” tambah Mulkan.

    Selain itu ia juga mengatakan ada beberapa syarat yang belum terpenuhi oleh desa-desa tersebut agar bisa diusulkan ke pemerintah pusat.

    “Dalam pemekaran desa itu salah satu syaratnya harus memiliki 4 ribu jiwa penduduk, sedangkan Desa Rebo hanya 4.700an jiwa terdiri dari tiga dusun. Tapi semua tergantung dari pusat apakah ada kebijakan lain,” terangnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Meskipun begitu, pihaknya tetap mendukung dengan adanya semangat dari beberapa desa yang ingin memekarkan diri.

    “Silahkan saja untuk mengajukan, namanya juga semangat jadi boleh-boleh saja namun kita kembalikan lagi ke kebijakan pemerintah pusat. Kita (pemkab bangka-red) sangat mendorong,” pungkas Mulkan.

    Beberapa waktu lalu, Desa Bukit Layang dan Rebo juga sudah mendatangi DPRD Bangka untuk membantu proses pemekaran desanya.(red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati

    Diguyur Hujan, 1.132 Santri Bangka Tetap Semangat Ikuti Wisuda Tahfidz dan TPA

    Diguyur Hujan, 1.132 Santri Bangka Tetap Semangat Ikuti Wisuda Tahfidz dan TPA

    Cetak Sejarah! 6 Utusan Kabupaten Bangka Lolos Seleksi Paskibraka Provinsi, Satu Menuju Nasional

    Cetak Sejarah! 6 Utusan Kabupaten Bangka Lolos Seleksi Paskibraka Provinsi, Satu Menuju Nasional

    Pemkab Bangka dan PT Timah Ubah Kolong Akhlak jadi Kawasan Produktif

    Pemkab Bangka dan PT Timah Ubah Kolong Akhlak jadi Kawasan Produktif