
SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Selain mengulas sejarah Masjid Agung Sungailiat secara detil, buku ‘Mesjid Agung Sungailiat Dalam Lintasan Sejarah’ juga bisa diakses di seluruh dunia, Jumat (26/2/2021).
Direktur Madania Center Babel, Dr Rusydi Sulaiman mengatakan buku setebal 414 halaman itu digarap oleh timnya kurang lebih selama enam bulan sejak 27 Desember 2019 lalu.
“Bulan juli lalu sebenarnya sudah selesai namun karena sedikit hambatan akhirnya November 2020btadi baru bisa dicetak. Buku ini memiliki standar UNESCO dengan ukuran 15 x 23 centimeter yang dapat diakses diseluruh dunia,” ungkapnya.
Ia mengatakan awalnya buku tersebut hanya berupa naskah sejarah yang ditulis oleh tim perumus yang dibentuk oleh BPP-MAS sebelumnya dan kemudian disempurnakan kembali oleh Madania Center Babel dalam bentuk buku agar mudah dibaca dan dipahami oleh masyarakat banyak.
“Adanya dorongan kuat untuk membantu perihal tersebut, disamping kekuatan moral keislaman yang terpatri dalam jiwa, maka kami berusaha memberikan yang terbaik secara konseptual, menggali data, fakta dan menyempurnakan tulisan tersebut,” ungkap Rusydi.
Selama proses penggarapan buku itu, Rusydi dibantu oleh tim penulis yakni Endan Kusniati, Kartika Sari dan Dessy Pratiwi Putri selaku editor.
Ia juga menyampaikan siap menerima kritik dan masukan dari berbagai pihak mengenai penulisan demi kesempurnaan buku tersebut.
“Mudah-mudahan apa yang telah kami lakukan untuk penguatan Masjid Agung Sungailiat memiliki nilai tersendiri, khusunya bagi pengelola dan umumnya bagi masyarakat. Mengenai buku ini kami siap menerima kritik, saran dan masukan dari berbagai pihak tentunya disertai dengan fakta dan data yang akurat,” kata Rusydi.(int)