Budi Utama Buka Festival Kesenian Tradisional

    INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Pj Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama membuka festival kesenian tradisional dengan tajuk Kentra Pengkal Festival 2024 yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang di Panggung Tamansari, Rabu (7/11/2024).

    Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan sanggar-sanggar, grup, dan komunitas kesenian tradisional. Budi mengatakan, festival budaya ini patut didukung oleh pihak sekolah maupun orang tua sebagai wadah bagi anak untuk mengenal seni dan budaya sejak dini.

    “Lihat talenta-talenta anak kecil kita ini harus didukung. Yang mau memilih seni atau budaya harus kita dukung, ” ujar Budi.

    Dia juga akan menggaungkan kembali Dunia Melayu, Dunia Islam (DMDI). Budi mengatakan, budaya maupun seni adalah hal yang harus dikenalkan ke generasi penerus sehingga tidak tergerus zaman. Ke depan, lanjutnya, dengan diaktifkan lagi DMDI akan diselenggarakannya berbagai kegiatan namun Budi belum menyebut secara rinci.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selain itu, Budi Utama juga menginginkan di tahun 2025 Kota Pangkalpinang memiliki kalender event tahunan dan semua kegiatan yang bakal berjalan di tahum tersebut.

    “Kita buatkan kegiatan setahun itu apa, biar jelas dan tahu. Juga acaranya jadi tidak berbenturan jadwal, ” ujarnya.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Erwandy menyampaikan, berbeda dari biasanya, kegiatan kali ini memadukan beberapa jenis kesenian diantaranya seni tari, teater, musik tradisional hingga sastra. Pihaknya juga berkolaborasi dengan sejumlah seniman untuk menyukseskan kegiatan ini.

    “Kami padukan kegiatan ini dari beberapa kesenian supaya anak-anak punya wadah berkreasi dan menyalurkan bakat, ” kata Erwandy.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dia berharap ini menjadi wadah belajar bagi anak untuk mengenal dan melestarikan seni maupum budaya. Di era digital saat ini, kata Erwandy, anak-anak diharapkan tidak hanya pandai bermain gawai saja, melainkan ikut mengenal dan melestarikan seni budaya.

    “Ini menjadi tanggung jawab kita dalam melestarikan seni dan budaya. Anak-anak juga memiliki ruang sehingga mereka dapat berkembang dan menyalurkan bakatnya di bidang tersebut, ” tutupnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Bukan Sekadar Donor, 100 Warga Pangkalpinang Diganjar Penghargaan Setelah 10 Kali Menyelamatkan Nyawa

    Bukan Sekadar Donor, 100 Warga Pangkalpinang Diganjar Penghargaan Setelah 10 Kali Menyelamatkan Nyawa

    72 Siswa SD Negeri 23 Pangkalpinang Lulus, Wawako Dessy Ajak Berani Bermimpi Setinggi Mungkin

    72 Siswa SD Negeri 23 Pangkalpinang Lulus, Wawako Dessy Ajak Berani Bermimpi Setinggi Mungkin

    Ribuan Keluarga di Pangkalpinang Mulai Terima Beras Cadangan Pangan, Pemkot Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    Ribuan Keluarga di Pangkalpinang Mulai Terima Beras Cadangan Pangan, Pemkot Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    Demi Tembus Pasar Jawa Barat, UMKM Nanas Tua Tunu Kini Kejar PIRT dan NIB

    Demi Tembus Pasar Jawa Barat, UMKM Nanas Tua Tunu Kini Kejar PIRT dan NIB

    Pemkot Pangkalpinang Dukung Program IDAMAN, Juhaini: Jamu Aman Harus Jadi Budaya Masyarakat

    Pemkot Pangkalpinang Dukung Program IDAMAN, Juhaini: Jamu Aman Harus Jadi Budaya Masyarakat

    PAD Tertinggi di Babel, Wali Kota Pangkalpinang Pastikan Tak Naikkan PBB dan Retribusi

    PAD Tertinggi di Babel, Wali Kota Pangkalpinang Pastikan Tak Naikkan PBB dan Retribusi