
“Kami sangat mendukung program khitanan gratis ini karena membantu keluarga yang tidak mampu, apalagi keponakan saya sudah yatim. Harapannya ke depan semakin baik dan program seperti ini terus dipertahankan,” ujarnya.
Keceriaan pun tampak setelah proses khitan selesai. Anak-anak pulang membawa bingkisan dari PT Timah yang menambah kebahagiaan mereka.
Adam (5), siswa TK Pembina Mentok, bahkan mengaku tak lagi takut setelah selesai dikhitan.
“Tidak takut disunat, malah senang karena diberi tas, uang dan masih banyak lagi. Nanti uangnya untuk jajan,” katanya polos.
Sementara Rehan (5) mengaku akan menabung uang yang diterimanya, sedangkan Rafa (9), siswa SDN 1 Mentok, sudah memiliki rencana menggunakan hadiah tersebut untuk membeli sepatu sekolah.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 70 anak mengikuti khitanan massal gratis. Selain khitanan, PT Timah juga menghadirkan layanan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari rangkaian Bulan Bakti HUT ke-50 yang telah digelar di Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan, dan Bangka Barat, serta akan berlanjut ke Belitung, Kundur, dan Jakarta.