Bertahan 9 Tahun Jadi Orang Tua Tunggal, Desi Akhirnya Bisa Khitankan Anaknya Berkat PT Timah

    Desi berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan agar semakin banyak keluarga kurang mampu yang bisa merasakan manfaatnya.

    “Harapannya program ini bisa terus dijalankan karena sangat bermanfaat untuk masyarakat kurang mampu seperti kami. Terima kasih banyak PT Timah, semoga mendapat berkah dari Allah,” katanya.

    Tak hanya Desi, kebahagiaan serupa juga dirasakan Lia (37), warga Jalan Kadur, Mentok. Ia langsung mendaftarkan anaknya setelah mendapat informasi dari pihak sekolah.

    Menurutnya, khitanan gratis menjadi bantuan nyata bagi masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit.

    “Program seperti ini bagus, meringankan ekonomi masyarakat. Kondisi ekonomi saat ini susah mencari uang. Sangat bermanfaat bagi kami, apalagi suami bekerja sebagai buruh harian,” ungkapnya.

    Dukungan juga datang dari Arief, warga Bedeng Maras, Kelurahan Sungai Baru, yang mendampingi keponakannya, seorang anak yatim, mengikuti khitanan massal.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook