Berawal dari Pangkalan Gas, Kini Toko Bohal Sinaga Makin Lengkap

    Selain faktor kebutuhan, jarak ke pusat perbelanjaan di Sungai Liat yang mencapai sekitar 7–8 kilometer turut menjadi peluang tersendiri. Warga pun kini lebih memilih berbelanja di toko milik Bohal yang lebih dekat dan praktis.

    Seiring waktu, usaha Bohal terus berkembang. Dari awalnya hanya menjual barang sederhana seperti sapu, kini ia telah menambah berbagai produk, mulai dari peralatan dapur, kompor gas, hingga kebutuhan kelontong. Ia juga membuka layanan penjualan bensin eceran atau POM mini untuk melengkapi kebutuhan masyarakat.

    Meski demikian, Bohal mengakui bahwa kondisi daya beli masyarakat saat ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menyebut beberapa faktor yang memengaruhi, seperti kondisi ekonomi.

    Untuk menyiasati kondisi tersebut, Bohal menerapkan strategi dengan membatasi stok barang tertentu, khususnya produk makanan dan kelontong yang memiliki masa kedaluwarsa. Ia juga lebih selektif dalam menambah jenis barang, dengan mempertimbangkan tren dan kebutuhan pasar.

    Salah satu faktor utama yang mendorong perkembangan usahanya adalah dukungan dari PT Timah melalui program kemitraan. Pada 2025, Bohal menerima pinjaman modal yang digunakan untuk menambah stok barang dan memperluas usaha.

    Pages: 1 2 3 4
    Mungkin Suka Ini juga:
    PT Timah Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

    PT Timah Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

    736 Karya Masuk MediaMIND 2026, Isu Tambang Makin Menarik Dibedah dari Banyak Sisi

    736 Karya Masuk MediaMIND 2026, Isu Tambang Makin Menarik Dibedah dari Banyak Sisi

    Koperasi Desa Puput Sudah Siapkan Lahan, Kini Menanti Kemitraan dengan PT Timah

    Koperasi Desa Puput Sudah Siapkan Lahan, Kini Menanti Kemitraan dengan PT Timah

      Ikuti kami di Facebook