
Suasana diskusi berlangsung hangat. Para ibu rumah tangga yang hadir tampak antusias menceritakan pengalaman mereka mendampingi anak belajar maupun menghadapi tantangan pergaulan dan penggunaan gawai.
Banyak peserta mengaku baru menyadari bahwa komunikasi yang baik di rumah memiliki pengaruh besar terhadap semangat belajar dan kepercayaan diri anak.
Bagi mahasiswa KPI, kegiatan ini bukan hanya tentang menyelesaikan tugas perkuliahan, melainkan kesempatan untuk membuktikan bahwa ilmu komunikasi dapat hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan sederhana yang berawal dari mendengar keluhan orang tua, mahasiswa berharap semakin banyak keluarga di Pulau Nangka yang mampu menjadi lingkungan pertama yang mendukung anak-anak meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik.