Baru 15 Menit Mancing di Sungai, Warga Mendo Tewas Diterkam Buaya

    Foto: Proses pencarian korban. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA — Warga Desa Mendo, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Muhamad Arpani ditemukan meninggal usai diterkam buaya di Sungai desa setempat.

    Peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/1/2023) malam saat korban memancing ikan bersama dengan dua orang rekannya menggunakan perahu dayung sekitar pukul 19.15 WIB.

    Kapolsek Mendo Barat, IPTU Defriansyah mengatakan kejadian itu terjadi setelah 15 menit saat mulai memancing.

    “Korban dan saksi ini menggunakan perahu berbeda, jarak antara korban dan saksi juga sekitar 50 meter saat mendengar suara sesuatu jatuh ke air,” ungkapnya, Jumat (6/1/2023).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Mendengar suara itu, kedua saksi mencoba mendekati perahu korban, namun pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai butuh harian itu sudah tidak ada.

    “Saat itu korban sudah tidak ada lagi di atas perahunya, kedua temannya juga melihat tas korban sudah terapung di atas air. Terlihat juga kondisi air sungai seperti memutar yang diyakini saat itu korban sudah diterkam buaya,” tambah Defriansyah.

    Selanjutnya korban yang hilang dilakukan pencarian oleh warga Desa Mendo dengan menggunakan perahu dan peralatan seadanya. Pencarian malam itu sempat berlangsung hingga pukul 23.30 lalu dihentikan dan dilanjutkan Jumat pagi.

    “Pagi hari warga kembali mencari korban yang sekitar pukul 05.00 WIB korban ditemukan warga di dasar Sungai Mendo. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kemudian, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.(red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar