
Dalam sesi paparan, Rommy menyampaikan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang tumbuh 4,60% pada triwulan I 2025, meningkat signifikan dari 0,94% pada triwulan sebelumnya.
“Bank Indonesia juga terus mendorong gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) untuk memperkuat konsumsi produk lokal dan mendorong peningkatan kunjungan wisata domestik, sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi daerah,” tegasnya.
Betsy Dian Astri dari Kemenpar RI menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mendorong pariwisata berkelanjutan. Betsy juga memaparkan lima program unggulan Kemenpar, yaitu Program Wisata Bersih, Tourism 5.0, Pariwisata Naik Kelas, Karisma Event Nusantara (KEN), dan penguatan Desa Wisata sebagai pilar utama pariwisata berkelanjutan.
Sementara itu, Dr. Destha Titi Raharjana, S.Sos., M.Si. dari Desa Wisata Institute menyoroti pentingnya penguatan SDM pariwisata dan pengembangan produk khas daerah. Destha mendorong agar produk unggulan seperti ketam isi segera dipatenkan sebagai identitas khas Belitung melalui sertifikasi Indikasi Geografis (INDIGEO).