
Imam mengatakan dengan biaya yang murah, nelayan bisa menyimpan hasil tangkapan mereka dengan baik agar terjaga kesehatannya. Itu juga menambah PAD sampai dengan Rp 72 juta.
“Alhamdulillah sampai bulan 6 ini sudah terealisasi PAD kita 72 juta atau 150 persen dari target yang artinya menambah PAD kita,” ungkapnya.
“Untuk 2025 nanti kita targetkan sampai 100 juta untuk PAD kita nantinya atas izin bupati, ” lanjutnya.
Imam mengaku, pihaknya selalu mengedepankan kepentingan dan pelayan masyarakat apalagi untuk masyarakat nelayan yang notabennya adalah mayoritas masyarakat yang ada di Bangka Tengah.