Bagikan 100 Unit Bantuan Stimulan Rumah, Johnny: Yang Dapat Hanya Bangka Tengah

    Ia juga menegaskan, kedepannya tidak akan ada lagi bantuan pembangunan rumah baru.

    “Jadi program pembangunan rumah baru tidak ada lagi karena memang BSPS ini akan menstimulan lewat program peningkatan rumah agar layak huni dengan bantuan peningkatan kualitas rumah swadaya,” tegasnya.

    Rumah Layak huni yang dimaksud adalah, rumah yang memiliki ketahanan konstruksi, menggunakan bahan dasar SNI (Standar Nasional. indonesia), struktur yang kokoh, akses sanitasi yang baik seperti (sinar matahari dapat masuk, MCK (Mandi, Cuci, dan Kakus) yang sehat dan terpelihara dengan minimal ukuran 1,2 M, sirkulasi udara yang baik), luas rumah harus dihitung 9 M2 per orang agar kecukupan luas ruang terpenuhi dan memiliki akses air minum yang bisa diminum (tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna, tidak mengandung mikroorganisme dan logam berat serta bersih.

    Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Fani Hendra Saputra menjelaskan, jika nantinya ada kendala dalam pembangunan, masyarakat bisa berkonsultasi ke Disperkimhub atau Sat Naker yang menaungi.

    “Bapak ibu, jika ada kendala nantinya bisa di konsultasikan bersama. Pokoknya Disperkimhun dan sat naker dari kementerian PUPR akan selalu membantu, ” tegasnya.

    Acara ditutup dengan pemberian 100 bendera merah putih kepada semua penerima bantuan. (erwin)

    Pages: 1 2 3Show All
    Mungkin Suka Ini juga:
    Koba Darurat Asap, Armada Damkar Terbatas: Algafry Pastikan Tak Ada Penambahan

    Koba Darurat Asap, Armada Damkar Terbatas: Algafry Pastikan Tak Ada Penambahan

    Warga Bateng Tolak Sensus karena Desil Naik, BPS: Itu Bukan dari Kami

    Warga Bateng Tolak Sensus karena Desil Naik, BPS: Itu Bukan dari Kami

    Warga Sudah Isi Data, Desil Tak Berubah: Pemkab Bateng Diminta Turun ke Lapangan

    Warga Sudah Isi Data, Desil Tak Berubah: Pemkab Bateng Diminta Turun ke Lapangan

      Ikuti kami di Facebook