Antre Hingga Tiga Hari, Petani Sawit Bangka Tengah Merugi

    Gambar tandan buah sawit matang panen

    Disisi Lain, Wahyu selaku pengurus Pabrik PT BAM desa Puput mengungkapkan, antrian panjang ini disebabkan karena masa panen dikala pabrik tutup lebaran selama kurang lebih 7 hari yang membuat overload panen di kalangan petani.

    “Jadi memang kita ini masih di siklus trek namun masuk masa panen juga. Jadi menumpuk juga. Ditambah pabrik tutup 7 hari. Bukan cuma Puput, tapi se- Bangka ini antri sampai 3 hari karena overload pabrik dapat menampung TBS, ” jelasnya.

    Ia menambahkan, siklus antrian panjang ini akan berlangsung kurang lebih 2-4 minggu paska lebaran. Mengingat masih belum normalnya operasi dari pabrik-pabrik yang ada dan perbaikan mesin-mesin yang ada.

    “Kuota kami harian itu 900-1200 TBS bang menampungnya. Itupun kalau kondisi mesin atau grading kami normal. Bahkan kemaren kami masih buka sampai jam 1 malam saking memikirkan mitra kami yaitu petani sawit agar buahnya segera diproses. Paling 2-4 minggu lagi udah gak ngantri prediksi. Namun di Puput sudah mulai longgar, ” tuturnya.

    Pages: 1 2 3Show All
    Mungkin Suka Ini juga:
    Koba Darurat Asap, Armada Damkar Terbatas: Algafry Pastikan Tak Ada Penambahan

    Koba Darurat Asap, Armada Damkar Terbatas: Algafry Pastikan Tak Ada Penambahan

    Warga Bateng Tolak Sensus karena Desil Naik, BPS: Itu Bukan dari Kami

    Warga Bateng Tolak Sensus karena Desil Naik, BPS: Itu Bukan dari Kami

    Warga Sudah Isi Data, Desil Tak Berubah: Pemkab Bateng Diminta Turun ke Lapangan

    Warga Sudah Isi Data, Desil Tak Berubah: Pemkab Bateng Diminta Turun ke Lapangan

      Ikuti kami di Facebook