Antisipasi Luka Dekubitus Pada Pasien, RSUD Depati Bahrin Siapkan Kasur Khusus

    Foto: Kepala RSUD Depati Bahrin dr Yogi Yamani

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID – Kasus dekubitus dapat terjadi akibat dari terlalu lamanya pasien berbaring atau duduk sehingga sel sel kulit akan rusak dan terjadi luka. Guna mencegah hal tersebut terjadi, RSUD Depati Bahrin Sungailiat telah menyediakan kasur khusus guna mencegah terjadinya luka dekubitus.

    Kasur dekubitus tersebut berbentuk gelombang gelombang berisi tekanan udara yang dapat menyesuaikan bidang tubuh pasien. Sehingga tekanan yang diberikan pasien saat baring tersebar merata di permukaan kasur.

    Direktur Umum RSUD Depati Bahrin, dr Yogi Yamani menyampaikan saat ini pelayanan di Ruangan ICU telah menggunakan kasur dekubitus mengingat sejumlah pasien yang masuk ruangan ICU terkadang tak sadarkan diri.

    “Alhamdulillah di ICU Rumah Sakit Umum Depati Bahrin kita sudah memiliki kasur dekubitus, karena tidak semua rumah sakit menyediakan kasur khusus ini. Harapan kita hanya untuk antisipasi dari segala kemungkinan terjadi,” ujar dr Yogi, Kamis (1/4/2021)

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Disamping telah disediakannya kasur dekubitus bagi pasien, para perawat juga dibekali dengan standar operasional prosedur terkait penanganan pasien di ICU. Hal tersebut guna mewujudkan pelayanan yang terbaik.

    “Perawat ICU juga rutin melakukan asuhan keperawatan khusus sesuai SOP yang berlaku, seperti pemahaman terkait posisi baring atau duduk paling lama. Sehingga penangan tepat dapat selalu dilaksanakan,” terangnya

    Sepanjang tahun 2020, RSUD Depati Bahrin telah melayani lebih dari 350 pasien di ICU. Dari jumlah tersebut belum ditemukannya kasus dekubitus kecuali kondisi dekubitus yang dibawa pasien dari rumah sebelumnya. (Int)

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati