
“Kita sudah berdiskusi terkait surat dari Menteri Pertanian, Bapak Amran, bahwa kita semua harus mengantisipasi perkembangan kondisi cuaca. Kita melihat pola curah hujan ini semakin ke depan mulai sedikit sehingga puncaknya di bulan Agustus nanti, itu kita akan mengalami kemarau yang cukup panjang,” jelas Bupati Bangka Tengah Algafrt Rahman di Koba, Selasa (31/3/2026).
Ia juga mengatakan, fokus utama pengawasan berada pada wilayah persawahan di Namang dan Belilik yang merupakan sentra produksi padi di Kabupaten Bangka Tengah di mana ketersediaan air menjadi faktor penting yang harus dijaga agar produksi padi tetap optimal.