
Eva menyebutkan saat ini ada 7 TK negeri di Bangka Tengah, 62 TK swasta, 53 kelempok belajar, 10 TPA swasta, dan 28 SPS swasta dengan total 160 lembaga pengajar anak dibawah umur.
“Kita juga menjadikan TK Pembina Koba menjadi pilot project dinas pendidilan terkait dengan brand image dalam rangka mendukung program pencegahan stunting dan pastinya bisa jadi contoh untuk lembaga lainnya,” tegasnya.
Eva berpesan agar anak-anak diberikan sex edukasi agar bisa tau bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain serta memberikan pemahan kepada anak agar bisa menjaga diri.