
“Kalau proses mutasi itu benar secara prosedur tanpa ada desakan piah luar mungkin para guru menerima. Sedangkan kita tau mulai dari Kepsek , pihak Diknas, merasa mutasi hal tersebut tidak wajar dan tidak biasa. Jadi dalam SMPN 2 Sungailiat itu ada oknum guru yang hebat, bayangkan pihak berwenang aja bisa didesak. Kalau kami punya catatan buruk dalam sekolah wajar kami dipindahkan secara mendadak,” terang guru tersebut.
Menyambung curhatannya, Guru tersebut mengatakan pemicu mutasi kuat dugaan berawal dari masalah pribadi salah satu oknum Guru di SMPN 2 Sungailiat.
“Tetapi mutasi ini tidak wajar, kalau guru itu melakukan kesalahan, yah’ wajarlah dilakukan mutasi. Mutasi ini diduga terkait adanya permasalahan pribadi antar guru. Kalau masalah pribadi, tentunya harus diselesaikan secara pribadi pula bukannya mutasi seperti ini,” tutup guru itu.