Ada Pihak Luar Desak Mutasi Guru SMPN 2 Sungailiat , Senggol Dong PJ Bupati Bangka

    Caption: Ketua Komisi III DPRD Bangka Marianto saat menyampaikan aspirasi Guru , Orang tua murid, murid diruang kerjanya

    BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Merasa tidak sesuai prosedur mutasi, sejumlah guru, orang tua murid dan murid SMPN 2 Sungailiat mendatangi Gedung DPR Bangka. Kedatangan mereka ingin menyampaikan kejanggalan atas proses mutasi, Senin ( 13/11/2023) pagi.

    Sayang kondisi saat itu pihak DPRD Bangka masih penuh dengan jadwal Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) dari berbagai pihak. Para guru dan murid diterima ketua Komisi III Maryanto. Usai menerima rombongan dimaksud, kepada sejumlah wartawan Marianto, S.Sos mengatakan berdasarkan pengakuan guru proses mutasi ada desakan pihak luar.

    “Awalnya menurut pandangan mereka ada masalah personal suka dan tidak suka antara guru. Saya bilang berarti ada guru yang kuat ingin memindahkan, nah berdasarkan penyampaian mereka, saya sampaikan kepada pak Margono ( Kepsek SMPN 2 Sungailiat ) bahwa mutasi guru ada desakan pihak luar,” kata Maryanto.

    Menurut Marianto masalah tersebut tidak bisa dibiarkan jangan sampai dunia pendidikan diobok-obok, pihaknya akan memfasilitasi untuk digelarnya Rapat Dengar Pendapat ( RDP ).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Maka adanya masalah ini kita harus fasilitasi supaya pendidikan sebagai kebutuhan wajib jangan diobok-obok.
    Jangan sampai mempengaruhi psikologis terhadap kegiatan belajar mengajar. Tadi saya telpon pak Margono Jawaban beliau tidak merasa gundah kalau perpindahan secara normal.Saya sarankan guru , wali murid bersurat secara resmi ditujukan kepada pimpinan DPRD Cq Komisi 1, untuk digelar Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) nanti pihak DPRD akan tindak lanjuti,” ujarnya.

    Ketua komisi III DPRD Bangka itu juga meminta sebelum kisruh masalah mutasi ini selesai, surat pemindahan ditunda dulu.

    “Margono juga sudah sampaikan bahwa pihaknya sudah diskusi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka. Diknas menilai hal ini tidak terjadi, kami sebagai wakil rakyat akan memfasilitasi soal ini. Seyogianya surat pemindahan ditunda dulu , ini menyangkut hak dan kewajiban, fisiologis anak, ditambah masa transisi mid semester dan ujian,” pungkasnya.

    Terpisah salah satu curhat Guru yang terkena mutasi mengatakan kalau mutasi secara prosedur mereka terima karena hal tersebut biasa terjadi.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kalau proses mutasi itu benar secara prosedur tanpa ada desakan piah luar mungkin para guru menerima. Sedangkan kita tau mulai dari Kepsek , pihak Diknas, merasa mutasi hal tersebut tidak wajar dan tidak biasa. Jadi dalam SMPN 2 Sungailiat itu ada oknum guru yang hebat, bayangkan pihak berwenang aja bisa didesak. Kalau kami punya catatan buruk dalam sekolah wajar kami dipindahkan secara mendadak,” terang guru tersebut.

    Menyambung curhatannya, Guru tersebut mengatakan pemicu mutasi kuat dugaan berawal dari masalah pribadi salah satu oknum Guru di SMPN 2 Sungailiat.

    “Tetapi mutasi ini tidak wajar, kalau guru itu melakukan kesalahan, yah’ wajarlah dilakukan mutasi. Mutasi ini diduga terkait adanya permasalahan pribadi antar guru. Kalau masalah pribadi, tentunya harus diselesaikan secara pribadi pula bukannya mutasi seperti ini,” tutup guru itu.

    Mungkin Suka Ini juga:
    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Tak Hanya Soal Narkoba, Remaja Sungai Selan Diajak Waspada ‘Jebakan’ Media Sosial yang Bisa Merusak Masa Depan

    Tak Hanya Soal Narkoba, Remaja Sungai Selan Diajak Waspada ‘Jebakan’ Media Sosial yang Bisa Merusak Masa Depan

    Belajar Toleransi Lewat Balon dan Permainan, Anak-anak Batu Belubang Diajak Merawat Keberagaman Sejak Dini

    Belajar Toleransi Lewat Balon dan Permainan, Anak-anak Batu Belubang Diajak Merawat Keberagaman Sejak Dini

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air