63 KK Direlokasi dari Kawasan Kumuh

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman bersama dengan Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda meresmikan 63 rumah relokasi tahap pertama di Desa Kurau Timur, Rabu (26/3/2025).

    Relokasi tersebut dilakukan agar masyarakat di pemukiman kumuh bantaran sungai Kurau bisa dipindahkan.

    Algafry menjelaskan, program ini sebenarnya sudah dicanangkan dari 2021 namun baru bisa direalisasikan di tahun 2024 ini.

    “Jadi memang sudah 2021 kemarin dicanangkan, namun karena satu dan lain hal, akhirnya bisa direalisasikan tahun 2024 dan rampung juga tahun ini,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia menegaskan pembangunan relokasi rumah ini akan dilanjutkan pada tahap dua dengan 70 rumah dengan penyelesaian semua fasilitas perumahan yang ada.

    “Jadi kita sudah bangun fasilitas pengelolaan sampah, jalan dan semuanya. Tinggal finishing saja termasuk peresmian tahap dua nanti 70 rumah, ” ujar Algafry.

    Ia mengatakan setelah warga dipindahkan dari bantar sungai Kurau, maka pihaknya tidak mengizinkan adanya pembangunan pemukiman lagi.

    “Bapak ibu yang sudah dipindahkan ke perumahan relokasi gak boleh lagi bangun rumah di bantaran sungai. Kalau masih tetap bangun, kita akan tindak. Terus juga semua rumah yang dibangun akan jadi hak milik bapak ibu dan gratis, ” tegasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Orang nomor satu di Bangka Tengah itu juga menyebutkan, jika semua fasilitas yang ada untuk relokasi akan dibangun tahun ini secara tuntas.

    Sementara itu, salah satu warga, Indah sangat senang bisa mendapatkan bantuan rumah relokasi yang lebih baik dari sebelumnya.

    “Senang dapat bantuan rumah kayak gini. Terus semuanya gratis. Kami tinggal nempatin aja. Makasih pak bupati,” ujarnya.

    Walau begitu, dirinya merasa lebih nyaman tinggal bantaran sungai karena jarang terjadi masalah kekeringan dan juga masalah selokan dengan tetangga.

    “Kalau di sungai gak ada masalah, tapi memang agak kumuh. Makannya kita tetap bersyukur atas pembangunan rumah swadaya untuk kami, ” tutupnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

      Ikuti kami di Facebook