Kekerasan Terhadap Perempuan di Beltim Meningkat

    Foto: ist

    MANGGAR, INTRIK.ID – Angka kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Belitung Timur meningkat sepanjang tahun 2020.

    Setidaknya ada 20 kasus yang terjadi di tahun kemarin dimana Kecamatan Kampit dan Gantung yang paling banyak terjadi.

    “Pada tahun 2020 ini terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan terjadi kasus kekerasan di semua kecamatan. Padahal di tahun 2019 ada beberapa kecamatan dengan zero kasus,” ungkap Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Efita Santy, Senin (25/1/21).

    Menurutnya kenaikan kasus kekerasan terhadap perempuan ini mayoritas didorong oleh faktor ekonomi dan ketidakharmonisan keluarga serta sejumlah faktor lainnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Faktor ekonomi juga menjadi mayoritas penyebab meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan, ekonomi ini pasti berpengaruh terhadap kondisi keluarga, apalagi ini lagi situasi COVID-19 ya,” ujar Efita.

    Baca juga: Beltim Klaim Satu-satunya Miliki Gedung Isolasi Khusus Pasien Covid-19

    Untuk itu, Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Belitung Timur menargetkan untuk menurunkan akan kasus kekerasan di tahun 2021 ini.

    “Hampir sama dengan tahun sebelumnya, di tahun 2021 ini, kami memiliki program yang terkait perlindungan terhadap perempuan dan anak yang akan lebih dioptimalkan di tahun 2021, dan mengupayakan pemaksimalan implementasi desa layak anak,” jelasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selain dengan memaksimalkan program yang telah ada, pihaknya juga berencana bersinergi dengan program milik Kementerian Desa yang mana Kemendes sudah melakukan launching kegiatan desa ramah perempuan dan anak.

    “Kami berharap di desa nantinya bisa memasukkan program desa ramah perempuan dan anak yang berkaitan dengan program yang sudah dilaunching oleh Kementerian Desa. Harapannya ke depan desa bisa lebih pro aktif terhadap upaya memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di wilayahnya masing-masing. Karena kan Dinsos lebih fokus untuk menyelesaikan masalah yang tidak bisa dihandle oleh desa,” tutup Efi.(*)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Modus Operandi Penggelapan Pajak Daerah

    Modus Operandi Penggelapan Pajak Daerah

    Resume Diskusi Publik : Menyoroti Nasib Bangka di Tengah Efisiensi Negara

    Resume Diskusi Publik : Menyoroti Nasib Bangka di Tengah Efisiensi Negara

    Polemik Pencemaran Limbah Cair Pengolahan Kelapa Sawit Ke Sungai, Ridwan: DPD HNSI Babel Siapkan Langkah Hukum

    Polemik Pencemaran Limbah Cair Pengolahan Kelapa Sawit Ke Sungai, Ridwan: DPD HNSI Babel Siapkan Langkah Hukum

    Kerja di Luar Negeri Menjanjikan, Tapi Sistem Gajinya Tidak Sesederhana yang Dibayangkan

    Kerja di Luar Negeri Menjanjikan, Tapi Sistem Gajinya Tidak Sesederhana yang Dibayangkan

    Dari Sekadar Donasi ke Dampak Nyata: Transformasi CSR Perusahaan Internasional di Era Modern

    Dari Sekadar Donasi ke Dampak Nyata: Transformasi CSR Perusahaan Internasional di Era Modern

    Kuasa Hukum Frida : Kami akan Sampaikan ke Komisi III DPRRI

    Kuasa Hukum Frida : Kami akan Sampaikan ke Komisi III DPRRI