
“Kami berharap bantuan berupa waring, fungisida, dan insektisida ini dapat memicu semangat ibu-ibu KWT untuk mengelola pekarangan. Tujuannya jelas, pekarangan harus bermanfaat dan memiliki nilai gizi tinggi,” ujar Dian.
Lebih lanjut, ia menargetkan agar pada tahun 2026 mendatang, usulan program serupa dapat kembali ditingkatkan agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman dalam arahannya menekankan pentingnya peran wanita tani dalam menjaga stabilitas pangan rumah tangga. Menurutnya, pemanfaatan pekarangan bukan sekadar menanam, tetapi bagian dari pemberdayaan ekonomi keluarga.