125 Santri Pondok Pesantren di Sungailiat Positif Covid Antigen

    Foto: ilustrasi

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Sebanyak 125 orang santri di salah satu pesantren di Sungailiat dinyatakan positif terpapar covid-19 dari hasil rapid antigen, Minggu (14/2/2021).

    Kasus itu bermula dari empat orang santri yang memiliki gejala awal mulai dari demam hingga hilangnya indra penciuman. Setah dilakukan rapid antigen oleh RS Medika Stania, dua orang dinyatakan positif.

    Tak hanya sampai disitu, setelah di-tracking dan ditemukan satu orang lagi positif sehingga dilakukan rapid antigen kesemua penghuni pondak pesantren.

    Jubir Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan ada 329 orang ikut rapid antigen mulai dari santri, pengasuh hingga para guru.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Jadi dari 329 orang, 124 dinyatakan positif antigen. Besok akan kita lakukan swab kesemuanya,” ungkapnya.

    Ia mengatakan pihak RS Medika Stania sendiri sudah membuat empat blok di pondok pesantren itu untuk menghindari terjadinya penyebaran covid 19 yang lebih luas.

    “Blok pertama untuk pasien yang memiliki gejala berat, kedua untuk gejala ringan, blok ketiga untuk OTG dan yang keempat untuk yang negatif atau sehat,” terang Boy Yandra.

    Ia juga mengatakan saat ini pondok pesantren yang dimaksud sudah dilakukan lockdown hingga seminggu mendatang sampai hasil swabnya keluar.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Hari ini sudah mulai lockdown. Jadi kami himbau agar orang tua siswa tidak usah panik karena tim kesehatan sudah melaksanakan tugasnya dengan baik,” tambahnya.

    Selain itu Boy Yandra juga mengatakan ada 33 orang terkonfirmasi positif covid-19 sehingga total kasus keseluruhan di kabupaten bangka mencapai 1645.

    “Hari ini ada 33 orang positif dan sembuh 19 orang. Total kasus 1645 dan dinyatakan sembuh 1561 orang,” ungkapnya.

    Boy Yandra juga mengatakan saat ini masih ada 65 orang yang masih diisolasi dan karantina serta 19 orang meninggal terkonfirmasi positif covid-19.

    “Jadi tingkat kesembuhan kita saat ini mencapai 94.89 persen. Kita juga hinbau agar masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” tegasnya.(int)

    Mungkin Suka Ini juga:
    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati