12 Hari di Karantina, Ibu dan Bayi 23 Bulan Sudah Diperbolehkan Pulang

    Foto: Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Bayi berusia 23 bulan, D dan sang ibunda, F kini sudah dinyatakan sembuh dan berkumpul dengan keluarga yang lain, Sabtu (19/9/2020).

    D dan F sudah dikarantina di Balai Karantina Provinsi Bangka Belitung sejak senin (7/9/2020) lalu ketika dinyatakan positif covid-19 saat hendak balik ke Ternate.

    Baca juga: Tangkal Virus Menyerang Tubuh, 390 Anak Desa Kota Kapur Diimuniasi

    Bukan hanya ibu dan anak tersebut, tiga pasien lainnya asal kabupaten bangka juga dinyatakan sembuh pada hari yang sama yakni L, RD dan MA.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Alhamdulillah hari ini lima orang hari ini dinyatakan sembuh termasuk ibu dan bayinya,” ungkap Jubir GTPPC Kabupaten Bangka, Boy Yandra.

    Dengan begitu, dari 82 pasien terkonfirmasi positif covid-19, 79 sudah dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan mencapai 96,3 persen.

    “Saat ini masih tinggal tiga orang lagi, dua di Balai Karantina Provinsi dan satu lagi di ruang isolasi bertekanan negatif RSUD Depati Bahrin Sungailiat,” terang Boy.

    Pihaknya juga selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk terus menggunakan masker dimanapun berada terlebih lagi saat ditempat umum.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Baca juga: Sawi Sempat Mancing Bersama Teman, Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia

    Bahkan saat ini pihaknya juga sudah menerapkan sanksi sosial kepada siapa saja yang kedapatan tidak menggunakan masker.

    “Sekarang kita sudah terapkan sanksi baik berupa push up, membersihkan tempat umum, baca Pancasila, hingga nyanyi lagu nasional,” tegas Boy Yandra.(INT)

    Mungkin Suka Ini juga:
    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati