Zilvina, Balita 3 Tahun dari Pangkalpinang, Berjuang Jalani Pengobatan Epilepsi ke Palembang

    INTRIK.ID, BABEL – Di usia yang baru menginjak tiga tahun, Zilvina Adelia Azelia harus menjalani rangkaian pemeriksaan dan pengobatan untuk mengatasi kondisi kesehatan yang dialaminya.

    Balita asal Kota Pangkalpinang itu didiagnosis mengalami epilepsi dan harus mendapatkan penanganan lebih lanjut di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang.

    Bagi kedua orang tuanya, Yanti Arisandi dan Deka Erwandi, perjalanan pengobatan tersebut bukan perkara mudah. Selain harus mendampingi buah hati, mereka juga harus memikirkan kebutuhan transportasi, akomodasi, serta obat-obatan yang tidak seluruhnya ditanggung rumah sakit.

    Di tengah kondisi tersebut, PT Timah (Persero) Tbk memberikan bantuan biaya pengobatan untuk membantu meringankan beban keluarga Zilvina.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Yanti mengatakan, sebelumnya mereka telah beberapa kali membawa Zilvina menjalani pengobatan di sejumlah rumah sakit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

    Namun, pengobatan yang dijalani belum memberikan hasil seperti yang diharapkan. Dokter kemudian menyarankan agar Zilvina mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang.

    “Kami sudah pergi ke Palembang untuk melakukan pendaftaran. Kami juga mendapat penjelasan dari dokter bahwa anak kami akan menjalani pengobatan intensif untuk memperlancar proses pemeriksaan dan pengobatan,” ujar Yanti.

    Menurut Deka, pengobatan Zilvina di Palembang dijadwalkan mulai 21 Juli 2026 dan akan berlangsung selama beberapa pekan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga karena membutuhkan biaya tambahan selama menjalani pengobatan di luar daerah.

    “Bantuan yang kami terima dari PT Timah ini nantinya akan digunakan untuk biaya transportasi dan akomodasi, serta membeli obat,” kata Deka.

    Bagi keluarga Zilvina, bantuan tersebut menjadi dukungan penting untuk menjalani proses pengobatan dengan lebih tenang.

    Kedua orang tua Zilvina berharap rangkaian pemeriksaan dan pengobatan yang dijalani dapat membantu memulihkan kondisi sang buah hati sehingga dapat kembali beraktivitas dan tumbuh sehat seperti anak-anak seusianya.

    “Terima kasih banyak kepada PT Timah yang telah mendukung pengobatan anak kami melalui bantuan biaya pengobatan ini. Penghasilan kami sebagai orang tua belum mampu menanggung seluruh biaya yang dibutuhkan. Semoga PT Timah semakin sukses ke depannya,” ujar Deka.

    Bantuan biaya pengobatan ini merupakan bagian dari kepedulian PT Timah terhadap masyarakat melalui program sosial, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan dukungan untuk menjalani proses pengobatan. (*)

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    Dibangun Bergotong Royong, Masjid Baiturrahman di Air Kuang Kini Tambah Fasilitas Berkat Bantuan PT Timah

    Dibangun Bergotong Royong, Masjid Baiturrahman di Air Kuang Kini Tambah Fasilitas Berkat Bantuan PT Timah

    Tujuh Tahun Berkarya, Grup Rebana di Belinyu Akhirnya Punya Harapan Baru

    Tujuh Tahun Berkarya, Grup Rebana di Belinyu Akhirnya Punya Harapan Baru

    Hanya Ada di Bangka, Ikan Betta Burdigala Kini Berstatus Kritis

    Hanya Ada di Bangka, Ikan Betta Burdigala Kini Berstatus Kritis

    Tujuh Tahun Dibangun, Masjid di Desa Jelutung Masih 40 Persen Rampung

    Tujuh Tahun Dibangun, Masjid di Desa Jelutung Masih 40 Persen Rampung

    PT Timah Restocking 5.600 Kepiting Bakau di Karimun

    PT Timah Restocking 5.600 Kepiting Bakau di Karimun

    PT Timah Dukung Komunitas Pendonor Darah Belinyu, Bantu Penuhi Kebutuhan Darah Pasien

    PT Timah Dukung Komunitas Pendonor Darah Belinyu, Bantu Penuhi Kebutuhan Darah Pasien