
“Untuk itu kita sangat membutuhkan peran pemerintah daerah dalam mengatasi hal ini,” tegasnya.
Ia melanjutkan, paham-paham tersebut harus segera diberantas salah satunya dengan menggunakan pendekatan lunak seperti membuat kegiatan positif yang melibatkan generasi muda.
“Yang ditemukan ini baru sebatas paham saja belum aksi, karena terorisme itu jika sudah melakukan aksi. Penyebaran paham radikalisme di kalangan pemuda ini rata-rata mengatasnamakan agama,” terang Sri.