
Bahkan terdapat 12 guru di Bangka Belitung juga sudah terpapar paham terlarang tersebut.
“Survei guru ini kita ambil dari 150 guru,” tambah Sri.
Ia juga menegaskan bahwa 2018 lalu, Bangka Belitung sempat berada di peringkat ke-5 sebagai daerah bahaya terpapar dengan indikator dari potensi bahaya menuju kuat.