Warga Simpang Perlang Minta Pemerintah Terapkan Sanksi Pelaku Buang Sampah Sembarangan

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Warga sekitaran Simpang Perlang, Koba, Bangka Tengah keluhkan sampah yang menumpuk di Jalan Listrik sampai Kantor Kelurahan Simpang Perlang yang dibuang oleh masyarakat tak bertanggung jawab, Minggu (12/10/2025).

    Dari pantauan langsung, bau busuk dan sampah rumah tangga yang menumpuk sangat mengganggu warga sekitaran yang lewat maupun yang tinggal di dekat daerah situ.

    Padahal, pihak kelurahan, kecamatan sampai dengan Dinas Lingkungan Hidup Bangka Tengah sudah sering memberikan edukasi, himbauan dan pembersihan secara langsung di daerah itu namun masih saja masyarakat membuang sampah sembarangan.

    Tera misalnya, warga Simpang Perlang itu sudah sering kali menegur orang-orang yang buang sampah disana. Bahkan sampai dikejar dan lari.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Sering banget saya tegur, tapi cuek aja. Terus sampai kami marahi tapi langsung kabur. Kami mau gimana lagi, kami terganggu dengan bau busuk dan sampah-sampah. Kami juga capek foto g royong bersihkan sampah yang buka punya kami, ” ungkapnya.

    Ia meminta agar pemerintah menerapkan sanksi administrasi kepada masyarakat tak bertanggungjawab disana agar tak ada lagi yang berani buang sampah sembarangan.

    “Coba aja bikin peraturan biar kami bisa lapor orang buang sampah disana. Minimal didenda biar jera. Pemerintah harus tegas. Kami kan gak bisa menindaknya, ” tukasnya.

    Disis Lain, Camat Koba Ema menegaskan, pemerintah sudah sering bergotong royong bersama masyarakat sekitar dan dinas untuk bersihkan tempat pembuangan sampah ilegal atau sembarangan. Pihaknya bahkan sampai mendatangi setiap rumah yang masuk kecamatan Koba untuk edukasi tempat sampah yang disediakan pemerintah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Pernah kami selesai gotong royong disana, 15 menit udah ada yang buang sampah langsung. Ini adalah penyakit sosial dan seperti ya sanksi sosial harus ditegakan, ” tegas Ema di Koba.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

      Ikuti kami di Facebook