
Ia mengaku tidak mempermasalahkan perubahan waktu tersebut asalkan para guru dan siswa juga mampu menjalankannya.
“Bagi kami selaku pemerintah daerah tidak masalah. Kita lihat dulu kemampuan siswa ini apakah merasa terganggu atau tidak karena titik kejenuhan itu pasti ada,” terangnya.
Untuk itu, Mulkan meminta kepada para guru untuk membuatkan suatu kajian dan menelaah secara koperehensif atas usulan tersebut.