Waktu Sekolah di Bangka Berubah Jadi Lima Hari

    Foto: Bupati Bangka, Mulkan.(intrik)

    INTRIK.ID, BANGKA — Pemerintah Kabupaten Bangka berencana merubah waktu belajar siswa di sekolah dari enam hari menjadi lima hari, Kamis (2/6/2022).

    Bupati Bangka, Mulkan mengatakan rencana tersebut dibuat karena adanya permintaan dari guru yang ada di Kabupaten Bangka agar diberikan waktu lebih untuk mengurus anak.

    “Pada prinsipnya pemerintah menyambut baik usulan tersebut. Memang tantangan kita cukup berat sehingga kita juga harus memberikan kesesuaian waktu antara ibu (guru-red) dan anak,” ungkapnya.

    Ia mengaku tidak mempermasalahkan perubahan waktu tersebut asalkan para guru dan siswa juga mampu menjalankannya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Bagi kami selaku pemerintah daerah tidak masalah. Kita lihat dulu kemampuan siswa ini apakah merasa terganggu atau tidak karena titik kejenuhan itu pasti ada,” terangnya.

    Untuk itu, Mulkan meminta kepada para guru untuk membuatkan suatu kajian dan menelaah secara koperehensif atas usulan tersebut.

    “Silahkan buat dulu kajiannya, jika memang layak kita akan terapkan asalkan kualitas dan prestasinya tidak menurun,” tambahnya.

    Orang nomor satu di negeri Sepintu Sedulang itu juga meminta agar dilakukan uji coba terlebih dahulu untuk melihat kemampuan siswa dan para guru.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kita bisa lakukan uji coba terlebih dulu satu semester. Kalaupun tidak ada masalah bisa kita terapkan,” ujar Mulkan.(red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Tak Hanya Soal Narkoba, Remaja Sungai Selan Diajak Waspada ‘Jebakan’ Media Sosial yang Bisa Merusak Masa Depan

    Tak Hanya Soal Narkoba, Remaja Sungai Selan Diajak Waspada ‘Jebakan’ Media Sosial yang Bisa Merusak Masa Depan

    Belajar Toleransi Lewat Balon dan Permainan, Anak-anak Batu Belubang Diajak Merawat Keberagaman Sejak Dini

    Belajar Toleransi Lewat Balon dan Permainan, Anak-anak Batu Belubang Diajak Merawat Keberagaman Sejak Dini

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air