Usai Kunjungi Tambang Kolong Bijur, Ditanya Tindak Lanjut ? Camat Sungailiat Belum Menjawab

BANGKA.SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Bagaimana kelanjutan tindak lanjut usai kunjungan Camat Sungailiat, Satuan Polisi Pamong Peraja ( Sat Pol PP ) kelokasi aktifitas penambangan timah kolong Bijur, Kelurahan Matras, Kecamatan Sungailiat ? tentu publik ingin mengetahui jawabannya.

Guna memberi informasi jawaban tersebut kepada publik. pada tanggal 6 November 2021 pukul 13:40 WIB, Redaksi INTRIK.ID melalui pesan elektronik whatsApp ( WA )mencoba menghubungi Ramzi selaku Camat Sungailiat. Bertanya terkait tindak lanjut usai mengunjungi aktifitas penambangan Kolong Bijur, namun belum ada jawaban ?

Kemudian pada tanggal 13 November 2021 pukul 05 : 52 WIB, Redaksi INTRIK.ID kembali melontarkan pertanyaan yang sama kepada Camat Sungailiat, terkait tindak lanjut aktifitas tambang Kolong Bijur. Namun sayang jawaban tetap nihil?

Pemberitaan sebelumnya, Tingginya harga timah membuat aktifitas penambangan semangkin marak. Seperti yang terjadi di Kolong Bijur, Lingkungan Hakok, Kelurahan Matras.Nampak puluhan unit Tambang Inkovensional ( TI ) Jenis sebu dan satu unit Tambang Nonkonvensional ( TN ) sedang melakukan aktifitas penambangan

Space Iklan/0853-1197-2121

Diketahui sebelumnya lokasi Kolong Bijur ini sering dilakukan penertiban oleh pihak terkait, lantaran daerah ini merupakan serapan air. Tidak menghiraukan dampak ditimbulkan kegiatan penambangan terus berlanjut.

Menyikapi hal tersebut, Camat Sungailiat Ramzi didampingi Sekretaris Ridwan beserta Polisi Pamong Peraja ( Pol PP ) datangi lokasi dimaksud, Selasa ( 2/11/2021) sore.

Ramzi menyebutkan kedatangan mereka kelokasi Kolong Bijur untuk mengumpulkan informasi sebelum berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Kedatangan Kami bersama Pol PP mengumpulkan informasi dahulu terkait aktifitas penambangan, dari keterangan pengawas tambang rizal tidak tau soal status lahan beliau hanya operasional. Kalau ditemukan pelanggaran kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait, nanti kita akan laporkan kepada atasan. Soal wilayah resapan air atau tidak kita cek lagi apakah masuk atau tidak,” kata Ramzi

Space Iklan/0853-1197-2121

Kepala Bidang ( Kabid ) penegakkan Peraturan Daerah ( Perda ) Pol PP Bangka Ahmad Fauzi mengatakan, jika ditemukan pelanggaran pihaknya akan berkoordinasi.

“Kalau ditemukan pelanggaran kita akan berkoordinasi pihak berkompeten, kalau berdasarkan Perda nomor 6 tahun 2005 tentang penertiban umum, kita arahkan kepada tertib lingkungan atau perda resapan air . kita baru minta informasi, tidak lanjut kita berkoordinasi dulu,” ujarnya.

Sementara itu, pengawas lapangan TN Kolong Bijur Rizal no coment saat ditanya sejumlah awak media.

“Saya no coment lah,” ungkapnya.

Lurah Matras Ersi soal izin administrasi belum ada, cuma pemberitahuan secara lisan.

“Soal izin administrasi tidak ada cuma secara lisan, nanti kita menunggu arahan Camat. status lahan milik pribadi,” tutupnya.

Mungkin Suka Ini juga:
Zakat Fitrah 2026 di Kabupaten Bangka Rp42 Ribu atau 2,7 Kg Beras

Zakat Fitrah 2026 di Kabupaten Bangka Rp42 Ribu atau 2,7 Kg Beras

Muscab VI HNSI Bangka, Ahim : Kita Bukan Mencari Panggung

Muscab VI HNSI Bangka, Ahim : Kita Bukan Mencari Panggung

Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan

Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan

Katanya Tambang Timah Dipemali Telan Tujuh Orang Korban Ilegal, Namum Muncul Slip Pembayaran Berlogo PT Timah?

Katanya Tambang Timah Dipemali Telan Tujuh Orang Korban Ilegal, Namum Muncul Slip Pembayaran Berlogo PT Timah?

Uji Nyali TI Rajuk Alur Muara Air Kantung Masih Beraktivitas , Formanpis : Kami akan Turunkan Nelayan Menertibkannya

Uji Nyali TI Rajuk Alur Muara Air Kantung Masih Beraktivitas , Formanpis : Kami akan Turunkan Nelayan Menertibkannya

Sebelum Mutasi 160 Pegawai, Fery Insani Akui Banyak yang WA

Sebelum Mutasi 160 Pegawai, Fery Insani Akui Banyak yang WA

    Ikuti kami di Facebook