Usai Diresmikan Wapres Ma’ruf Amin, Pasar Toboali Kini Sepi

    INTRIK.ID, BANGKA SELATAN – Pedagang pasar Toboali mulai keluhkan sepinya pembeli. Padahal pasar yang diresmikan Wakil Presiden RI 2019-2024, KH Ma’ruf Amin beberapa bulan lalu dibangun dengan megah dan modern.

    Bahkan sekitar pukul 09.00 WIB, Minggu (1/12/2024) pasar yang terletak di Kota Toboali, Bangka Selatan itu terlihat sepi. Hanya sedikit orang yang melakukan transaksi jual beli.

    Salah satu pedagang, Ali mengatakan sepinya pembeli itu sudah dirasakan sejak bulan ketiga setelah peresmian pasar tersebut.

    “Bulan pertama dan bulan kedua berjualan di sini memang ramai, tapi masuk bulan ketiga mulai tampak sepi,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengatakan banyak pembeli mengeluhkan capek harus ke pasar Toboali karena gedungnya yang tinggi dan banyak tangga.

    “Banyak pembeli yang mengeluh ke saya bahwa pasar Toboali ini sangat tinggi, pembeli agak letih menaiki tangga pas masuk ke pasar Toboali, jadi agak malas masuk ke pasar Toboali,” tegas Ali.

    Padahal sebelumnya, Pasar Toboali dikenal dengan keramaiannya karena merupakan pasar tertua yang ada di Toboali. Namun karena perekonomian Bangka Belitung sedang menurun sehingga wajah baru pasar Toboali saat ini tidak bisa mendongkrak keinginan masyarakat untuk berbelanja.

    “Wajah baru pasar Toboali yang hadir di tengah perekanomian Bangka Belitung yang anjlok membuat pasar sepi pembeli, apalagi ditambah persaingan bisnis online, memperparah situasi sekarang,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ali berharap Pasar Toboali kembali ramai sehingga bisa membantu para pedagang untuk memutar uangnya.

    “Ayo berbelanja ke Pasar Toboali, dengan berbelanja ke pasar Toboali berarti kalian telah membantu kami, semoga perekonomian di Bangka Selatan cepat pulih,” ucapnya.

    Sementara itu, terpisah, salah satu pedagang pasar Toboali, Mimi mengatakan omset penjualannya menurun drastis hingga 50 persen dari biasanya.

    “Masuk bulan ketiga ini omset penjualan kami sangat menurun, lebih dari 50 persen, karena sepi pembeli,” imbuhnya.

    “Mohon kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan untuk membuka hiburan atau event di pasar Toboali, biar bisa menarik pembeli dalam jumlah banyak, ” pungkasnya. (Abi)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Paripurna Istimewa HUT ke-172 Kota Koba Sepi, Hanya 19 dari 30 Anggota DPRD Hadir

    Paripurna Istimewa HUT ke-172 Kota Koba Sepi, Hanya 19 dari 30 Anggota DPRD Hadir

    Selisih Harga TBS Disorot, Petani Minta Dugaan Potongan DO Ditertibkan

    Selisih Harga TBS Disorot, Petani Minta Dugaan Potongan DO Ditertibkan

    SK Dispertan dan Harga DO Berbeda, Petani Sawit Bangka Tengah Keluhkan Potongan Rp50/Kg

    SK Dispertan dan Harga DO Berbeda, Petani Sawit Bangka Tengah Keluhkan Potongan Rp50/Kg

    Aksi Heroik Berujung Duka, ABK KM Kenanga Indah Ditemukan Meninggal Setelah Terjun Selamatkan Rekan

    Aksi Heroik Berujung Duka, ABK KM Kenanga Indah Ditemukan Meninggal Setelah Terjun Selamatkan Rekan

    Niat Menolong Rekan Berujung Hilang Bersama, Dua ABK Terseret Arus di Perairan Lubuk Besar

    Niat Menolong Rekan Berujung Hilang Bersama, Dua ABK Terseret Arus di Perairan Lubuk Besar

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik