
“Pertama mereka silahturahmi karena memang baru dilantik 1 bulan yang lalu, jadi baik silahturahmi lintas sektoral, kedua koordinasi informasi masalah anggaran untuk Pilkada 2024, seterus nya juga saling membangun sinergisitas agenda pemilihan umum legislatif dan pilpres dan Pilkada, ” ucapnya kepada intrik.id.
Mehoa juga menyebutkan, Bangka Tengah akan menganggarkan keperluan Pilkada 2024 kurang lebih sebesar Rp 22 miliar yang diambil dari APBD Bangka Tengah diperubahan 2023 untuk 40 persen dan APBD Induk 2024 sebanyak 60 persen. Sehingga tentu akan mempengaruhi rancangan rencana anggaran global APBD terkait tahun anggaran berjalan.
“Nanti 40 persen dari anggaran belanja perubahan tahun ini dan 60 persen di induk nantinya. Ini sudah disepakati bersama,” ujarnya.