UHC Bangka Tembus 98,07 Persen, Namun Ribuan Peserta JKN Masih Berstatus Tidak Aktif

    BANGKA, INTRIK.ID – Kabupaten Bangka telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98,07 persen per 1 Juli 2026. Namun, di balik capaian tersebut masih terdapat tantangan besar, yakni rendahnya tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang baru mencapai 83,13 persen, sehingga masih banyak masyarakat yang belum benar-benar memperoleh perlindungan kesehatan.

    Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bangka Syahbudin saat membuka Sosialisasi Program JKN bagi camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Bangka di Hotel ST 12 Sungailiat, Jumat (10/7/2026).

    Syahbudin mengatakan keberhasilan mencapai UHC merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bangka, BPJS Kesehatan, serta berbagai pihak yang selama ini mendukung perluasan kepesertaan JKN.

    “Capaian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh masyarakat Kabupaten Bangka telah terdaftar sebagai peserta JKN. Namun, tingkat keaktifan peserta baru mencapai 83,13 persen. Pada segmen peserta bukan penerima upah (BPU) mandiri, tingkat keaktifannya bahkan baru 59,56 persen. Artinya, masih banyak masyarakat yang sudah terdaftar tetapi belum memperoleh perlindungan karena status kepesertaannya tidak aktif,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menurut Syahbudin, kondisi tersebut menjadi perhatian bersama karena masyarakat yang kepesertaannya tidak aktif berpotensi mengalami kendala saat membutuhkan layanan kesehatan.

    Karena itu, ia meminta camat, lurah, dan kepala desa mengambil peran lebih aktif dalam memastikan masyarakat memperoleh perlindungan JKN secara optimal.

    “Saya berharap camat, lurah, dan kepala desa menjadi ujung tombak dalam mendukung program JKN dengan mengidentifikasi masyarakat yang belum menjadi peserta maupun yang kepesertaannya sudah tidak aktif, kemudian mendorong mereka agar segera terdaftar atau mengaktifkan kembali kepesertaannya sesuai ketentuan,” katanya.

    Ia menambahkan, langkah sederhana yang dilakukan pemerintah desa dan kelurahan akan berdampak besar terhadap perlindungan kesehatan masyarakat.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Setiap peserta yang kembali aktif berarti satu keluarga kembali mendapatkan perlindungan kesehatan,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Aswalmi Gusmita, menegaskan Program JKN merupakan program strategis nasional yang diamanatkan melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011.

    Menurut Aswalmi, keberlanjutan Program JKN bergantung pada tiga pilar utama, yakni semangat gotong royong antarpeserta, kepatuhan membayar iuran tepat waktu, serta pengelolaan pembiayaan layanan kesehatan yang efektif.

    “BPJS Kesehatan merupakan badan hukum publik yang bersifat nirlaba. Seluruh iuran yang terkumpul sebesar-besarnya digunakan untuk membiayai pelayanan kesehatan bagi peserta,” jelasnya.

    Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Bangka berharap seluruh camat, lurah, dan kepala desa dapat memperkuat peran di wilayah masing-masing sehingga tidak hanya meningkatkan cakupan kepesertaan JKN, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh manfaat perlindungan kesehatan secara nyata melalui kepesertaan yang aktif.(ADV)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Bangka Siapkan Qari-Qariah Terbaik Pertahankan Gelar Juara Provinsi Keempat Kalinya

    Bangka Siapkan Qari-Qariah Terbaik Pertahankan Gelar Juara Provinsi Keempat Kalinya

    Strategi Baru Bangka Pertahankan Juara Provinsi, MTQH Kabupaten Fokus Seleksi Cabang yang Masih Lemah

    Strategi Baru Bangka Pertahankan Juara Provinsi, MTQH Kabupaten Fokus Seleksi Cabang yang Masih Lemah

    202 Calon Mahasiswa Lulus Tes Mandiri UBB, Akuntansi Jadi Prodi Paling Diminati

    202 Calon Mahasiswa Lulus Tes Mandiri UBB, Akuntansi Jadi Prodi Paling Diminati

    Kasus Malaria Tembus 147, Bangka Segera Gelar Minum Obat Massal untuk Putus Rantai Penularan

    Kasus Malaria Tembus 147, Bangka Segera Gelar Minum Obat Massal untuk Putus Rantai Penularan

    Pemkab Bangka Lindungi 3.410 Pekerja Rentan Lewat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

    Pemkab Bangka Lindungi 3.410 Pekerja Rentan Lewat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan