
Di kaki-kaki, Scrambler 400X membawa komponen mumpuni untuk kebutuhan light off-road. Bagian depan misalnya, Triumph menyematkan suspensi upside-down (USD) fork berdiameter 43 mm. Suspensi tersebut tidak hanya menunjang performa, tetapi juga memberikan tampilan premium dan kekar.
Suspensi belakang monoshock sangat efektif meredam berbagai kondisi jalan. Mulai dari aspal mulus hingga jalur bergelombang. Suspensinya juga berkontribusi pada karakter berkendara yang stabil dan nyaman, terutama saat touring jarak jauh.
Baca juga: Honda EV Outlier Concept Pamer Visi Motor Listrik Masa Depan di Japan Mobility Show
Jangan meremehkan tampilan lampu bulat klasik khas motor retro. Karena di balik desainnya itu, Triumph Scrambler 400X sudah tersemat teknologi modern. Teknologi pencahayaan yang biasanya hanya terdapat pada motor-motor premium. Panel instrumen semi-digital menyajikan informasi lengkap, tampilannya pun tetap selaras dengan nuansa klasik.
Untuk ban menggunakan ban dual-purpose berukuran ring 19 inci di depan dan 17 inci di belakang. Kombinasi tersebut membuat Scrambler 400X stabil di jalan raya, namun tetap percaya diri ketika melewati jalan tanah atau berbatu ringan.
Beralih ke sektor dapur pacu, Scrambler 400X mengandalkan mesin yang tidak main-main. Mesin satu silinder berkapasitas 398,15 cc DOHC-nya mampu menghasilkan tenaga hingga 40 PS dan torsi puncak 37,5 Nm.
Karakter mesin tersebut dirancang untuk memberikan torsi melimpah di putaran menengah. Hasilnya putaran mesin terasa sangat smooth saat berada di kemacetan kota.