Transaksi QRIS di Babel Capai Rp 412,16 M, BI Gelar PQN 2025

    Caption: Farid Tamsil.

    INTRIK.ID, BABEL — Transaksi QRIS di Bangka Belitung pada triwulan II 2025 tercatat sebesar Rp 412,16 miliar dengan volume sebanyak 3.586.400 transaksi.

    Selain itu pengguna QRIS dan jumlah merchant juga meningkat sebesar 219.217 dan 175.071.

    Sejalan dengan hal tersebut, Bank Indonesia terus mendorong akseptasi QRIS baik dari sisi pengguna maupun transaksi untuk menuju ke tahapan quality dengan didukung penguatan literasi mengenai manfaat dan keamanan bertransaksi.

    Oleh karena itu, pada 11 s.d 17 Agustus 2025, Bank Indonesia secara serentak di 46 Kantor Perwakilan Dalam Negeri Bank Indonesia menyelenggarakan Pekan QRIS Nasional (PQN) 2025.

    Kegiatan PQN 2025 bertujuan meningkatkan penggunaan QRIS, baik dari sisi merchant maupun pengguna dengan memastikan sasaran perluasan QRIS dimaksud mencakup berbagai sektor dan segmen masyarakat.

    Pelaksanaan PQN 2025 bertemakan “Rayakan Digitalisasi, QRISnya Satu Menangnya Banyak!” dengan tagline/slogan “Ayo Pakai QRIS!” dan “Pake QRIS biar dak ketinggel”.

    Deputi Kepala Perwakilan d.h.i, Farid Tamsil mengatakan QRIS memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan secara digital.

    ” Transaksi keuangan digital pun semakin cepat, mudah, murah, aman, dan handal dengan menggunakan QR-Code Indonesian Standard (QRIS) yang telah 6 tahun ini hadir di tengah-tengah kita,” ungkapnya, Senin (11/8/2025).

    Ia mengatakan implementasi QRIS saat ini telah memasuki tahap usage yang perlu diperluas akseptasinya baik dari segi pengguna maupun volume dan nominal transaksi.

    “Upaya yang kita lakukan ini tentu bertujuan agar QRIS dapat semakin diterima dan menjadi bagian dari masyarakat hingga akhirnya dapat sampai ke tahapan quality dengan didukung penguatan literasi mengenai manfaat dan keamanan bertransaksi,” jelas Farid.

    Farid menyampaikan, dari proses implementasi QRIS yang telah berjalan, masih terdapat potensi untuk memperluas akseptasi dan literasi dengan menyasar beberapa segmen.

    “Pengguna yang belum memiliki akun pembayaran, memiliki akun pembayaran namun belum terhubung dengan kanal digital, atau memiliki akun pembayaran dan terhubung dengan kanal digital namun belum menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran. Kedua, merchant serta pengguna dan merchant QRIS dengan pemahaman atau literasi mengenai QRIS yang belum optimal,” jelasnya.

    Selanjutnya, Farid Tamsil menyampaikan guna mengakselerasi pertumbuhan dan akseptasi QRIS berkelanjutan, Bank Indonesia juga menyelenggarakan QRIS Jelajah Budaya Indonesia secara serentak di 46 KPwDN se-Indonesia.

    Pages: 1 2 3
    Mungkin Suka Ini juga:
    Harga Ayam di Babel 23 Persen Lebih Tinggi dari Acuan Bapanas

    Harga Ayam di Babel 23 Persen Lebih Tinggi dari Acuan Bapanas

    Tak Perlu Tebak-tebak Saham Hijau, BEI Hadirkan IDX Green Equity Designation

    Tak Perlu Tebak-tebak Saham Hijau, BEI Hadirkan IDX Green Equity Designation

    Lebih dari 1.000 Pelari Ramaikan QRIS Fun Run 5K BI Babel

    Lebih dari 1.000 Pelari Ramaikan QRIS Fun Run 5K BI Babel

      Ikuti kami di Facebook