Tiga Dusun di Belinyu Terendam Banjir

    Foto: Kondisi rumah warga yang terdampak banjir. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA — Hujan yang mengguyur Kabupaten Bangka selama dua hari terakhir mengakibatkan tiga dusun di Desa Lumut, Kecamatan Belinyu mengalami banjir, Selasa (31/1/2023).

    Tiga dusun tersebut yakni Dusun Gedong, Dusun Parit Kelapa dan Dusun KD Belinyu. Bahkan setidaknya ada 50 rumah yang terdampak.

    Kepala Desa Lumut Frenky Rickyanto Liong saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selularnya mengatakan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

    “Kami sudah monitoring ke tiga Dusun, tinggi air mulai dari mata kaki hingga batas lutut orang dewasa,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Meskipun begitu, ia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan sudah bisa diatasi dengan bekerjasama dengan pihak kepolisian dan kecamatan.

    Camat Belinyu, Lingga Pranata mengatakan, penyebab banjir ini adalah kondisi curah hujan yang tinggi sehingga membuat volume air menjadi naik serta ditambah kondisi pasangnya air laut.

    “Tadi kami lakukan peninjauan ke kampung Gedong terkait laporan dari Kades bahwa ada peningkatan volume air di sana. Bersasarkan komunikasi dan diskusi dengan Kades dan masyarakat Allhamdulillah banjir ini diakibatkan karena volume air hujan cukup tinggi,” kata Lingga.

    Ia menegaskan saluran air di Desa Lumut sendiri tidak ada kendala namun kondisi air laut pasang sehingga air tidak langsung ke laut.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kalau kami melihat dari buangannya, ataupun aluran pembuangan ini tidak ada permasalahan lagi. Jadi bisa dipastikan banjir di Dusun Gedong dan sekitarnya ini diakibatkan tingginya volume hujan dan pasangnya air laut,” jelasnya.(red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Selisih Harga TBS Disorot, Petani Minta Dugaan Potongan DO Ditertibkan

    Selisih Harga TBS Disorot, Petani Minta Dugaan Potongan DO Ditertibkan

    SK Dispertan dan Harga DO Berbeda, Petani Sawit Bangka Tengah Keluhkan Potongan Rp50/Kg

    SK Dispertan dan Harga DO Berbeda, Petani Sawit Bangka Tengah Keluhkan Potongan Rp50/Kg

    Aksi Heroik Berujung Duka, ABK KM Kenanga Indah Ditemukan Meninggal Setelah Terjun Selamatkan Rekan

    Aksi Heroik Berujung Duka, ABK KM Kenanga Indah Ditemukan Meninggal Setelah Terjun Selamatkan Rekan

    Niat Menolong Rekan Berujung Hilang Bersama, Dua ABK Terseret Arus di Perairan Lubuk Besar

    Niat Menolong Rekan Berujung Hilang Bersama, Dua ABK Terseret Arus di Perairan Lubuk Besar

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Tahun 2024 Pemkab Bangka Katanya Defisit Anggaran, Tapi Mampu Beli Kapal Ambulance Meliaran?

    Tahun 2024 Pemkab Bangka Katanya Defisit Anggaran, Tapi Mampu Beli Kapal Ambulance Meliaran?