
Permintaan misoa buatannya akan meningkat setiap menjelang perayaan Imlek. Sehingga satu atau dua bulan sebelum perayaan Imlek mereka memproduksi sekitar 30 kg dalam satu harinya.
Oleh karena itu, mereka membutuhkan modal yang tak sedikit untuk memenuhi permintaan konsumen, sehingga mereka memanfaatkan program PUMK PT Timah Tbk.
“Untuk memenuhi permintaan kadang kami sanggup karena keterbatasan modal usaha, dan peluang seperti itu sering terlewatkan. Sehingga akhirnya kami memanfaatkan program PUMK PT Timah untuk memperkuat modal usaha kami,” ceritanya.
Usahanya tak sia-sia, setelah mendapatkan suntikan modal dari PT Timah Tbk, usaha mereka semakin berkembang karena program dari PT Timah Tbk sangat bagus dan membantu.
“Saya bertekad dan akan terus mengembangkan usaha misoa ini karena ini adalah usaha turun temurun dari keluarga. Dan kami semakin mudah karena mendapatkan dukungan dari program PUMK PT Timah Tbk,” katanya.
Ia bersyukur bisa memanfaatkan program PUMK dari PT Timah Tbk, karena dirinya bisa terus mengoptimalkan peluang usaha yang ada dan tidak terkendala permodalan lagi.