Terjaring Operasi Zebra, Puluhan Pengendara Kena Sanksi Sosial

    Foto: Anggota Satlantas Polres Bangka saat melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan pengendara motor di Jalan Pangkalpinang-Sungailiat Pepabri.(int)

    INTRIK.ID, BANGKA — Puluhan pengendara motor dan mobil mendapati sanksi sosial dari petugas gabungan saat terjaring operasi yustisi atau operasi Zebra di Pepabri Sungailiat, Rabu (17/11/2021).

    Sanksi tersebut diberikan lantaran pengendara motor tidak menerapkan protokol kesehatan terutama dalam penggunaan masker.

    KBO Satlantas Polres Bangka, Ipda Kardo Netso Siagian mewakili Kasatlantas Iptu Ramos Gapita Siregar mengatakan banyak pengendara baru menggunakan masker ketika melihat ada razia.

    “Operasi Zebra ini kita menekankan masalah PPKM dan memang dilapangan kita banyak menemukan pengendara tidak pakai masker, bahkan ada yang baru pakai ketika lihat ada razia,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengatakan sanksi sosial tersebut berupa menyanyikan lagu Indonesia Raya, hormat ke bendera merah putih hingga sanksi push up.

    “Sangsi ini kita lakukan untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan meskipun saat berkendara. Saat ini kita sudah PPKM level 2 yang sebelumnya level 4, tapi kita ingin sampai level 0,” tegas Kardo.

    Selain penerapan protokol kesehatan, pihaknya juga memeriksa kelengkapan surat menyurat kendaraan bagi pengguna jalan raya.

    “Jadi operasi ini bukan cuma hanya untuk pemeriksaan masker saja tapi juga surat menyurat kendaraannya. Bagi yang melanggar atau tidak membawa kelengkapan, tetap kita berikan tilang,” terangnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Operasi Zebra ini digelar sejak 15 hingga 28 November 2021 mendatang. Untuk itu, ia menghimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan membawa kelengkapan surat menyurat kendaraan kemanapun berada.

    “Mungkin banyak masyarakat sudah mulai lalai karena sudah turun level tapi kita ingin mengingatkan kembali. Operasi ini juga diutamakan untuk mengingatkan kembali dalam penerapan protokol kesehatan,” tutup Kardo.(red)

     

    Mungkin Suka Ini juga:
    Detik-Detik Evakuasi KM Nadira: Kapal Nyaris Penuh Air, Sekoci Basarnas Ikut Kandas

    Detik-Detik Evakuasi KM Nadira: Kapal Nyaris Penuh Air, Sekoci Basarnas Ikut Kandas

    Pencari Udang yang Diduga Diterkam Buaya di Belitung Timur Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

    Pencari Udang yang Diduga Diterkam Buaya di Belitung Timur Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

    Pamit Cari Udang, Pria di Belitung Timur Hilang Diduga Diterkam Buaya di Kolong Kero

    Pamit Cari Udang, Pria di Belitung Timur Hilang Diduga Diterkam Buaya di Kolong Kero

    Haruskah Pemuda Bikin Kisruh Dulu Baru Diperhatikan

    Haruskah Pemuda Bikin Kisruh Dulu Baru Diperhatikan

    Wartawan Dilarang Meliput Rakor Pemberantasan Korupsi di Bangka Tengah, Tuai Sorotan

    Wartawan Dilarang Meliput Rakor Pemberantasan Korupsi di Bangka Tengah, Tuai Sorotan

    Kebakaran Hutan Eks PT Kobatin Nyaris Sambangi Sekolah dan Labkesmas, Api Sempat Muncul di Dua Titik

    Kebakaran Hutan Eks PT Kobatin Nyaris Sambangi Sekolah dan Labkesmas, Api Sempat Muncul di Dua Titik

      Ikuti kami di Facebook