Tarik Investor, Pemprov Babel Kebut Peningkatan Konektifitas Tanjung Ular dan Kawasan Industri

    “Dengan adanya rapat pembahasan ini, kita berharap segala urusan perizinan bisa dikebut dan dievaluasi dari para Kementerian agar dapat diketahui kekurangannya,” kata Pj Gubernur Ridwan Djamaluddin, Kamis (19/1/2023).

    Dikatakannya, berkenaan dengan progres pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular Bangka Barat telah melalaui kajian feasibility study (FS) pada tahun 2019, rencana induk pelabuhan (RIP) 2019, studi daerah lingkungan kerja pelabuhan (DLKr ) dan daerah lingkungan kawasan perairan (DLKp) 2019.

    Kemudian, masterplan dan Detail Engineering Design (DED) 2019, analisis mengenai dampak lingkungan hidup (AMDAL) dilaksanakan tahun 2018 serta lokasi pelabuhan sudah jadi milik Pemda kurang lebih 4,8 hektar dan pembebasan lahan PT Timah kurang lebih 100 hektar, dan pembangunan fisik Pelabuhan Tanjung ular (tahun 2020-2022).

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook