
Susanti berharap dengan adanya sosialisasi ini gizi anak-anak ataupun generasi muda di Kota Pangkalpinang bisa tercukupi sehingga bisa mewujudkan generasi emas 2045.
“Kita menginginkan gizi anak kita terpenuhi semua, dengan seluruh kebutuhan tubuhnya dipenuhi maka kesehatan maupun daya ingatnya juga berkembang,” tegasnya.