
Dari sisi pembiayaan, sejalan dengan nasional, kredit perbankan di Bangka Belitung pada Juni 2025 tumbuh 7,13 persen, melambat dari bulan sebelumnya 8,92 persen. Perlambatan ini terjadi di tengah likuiditas perbankan yang justru lebih longgar, tecermin dari penurunan rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) menjadi 91,30 persen. Artinya, bank sebenarnya memiliki ruang untuk menyalurkan kredit lebih besar. Peluang ini perlu dimanfaatkan oleh perbankan untuk mendorong penyaluran kredit yang lebih produktif guna pemulihan ekonomi daerah. (*)