
Dinamika Bangka Belitung
Sebagai provinsi dengan ketergantungan tinggi terhadap ekspor, Bangka Belitung juga berada dalam bayang-bayang dampak tarif AS. Dalam struktur PDRB, ekspor barang dan jasa menyumbang 34,9 persen, menjadikannya komponen terbesar kedua. Komoditas unggulan seperti timah dan crude palm oil (CPO) menjadi kontributor utama ekspor daerah.
Meski demikian, dampak langsung tarif AS terhadap ekspor Bangka Belitung diperkirakan relatif terbatas, seiring rendahnya pangsa ekspor ke AS yang hanya 1,05 persen. Namun, Bangka Belitung tetap mesti cermat terhadap potensi dampak tidak langsung, mengingat Tiongkok – negara dengan pangsa ekspor terbesar Bangka Belitung sebesar 28,5 persen – berpotensi ikut terdampak perang dagang ini.