Dugaan Match Fixing AFF 2010, Lima Mantan Pemain Timnas Diperiksa, Bagaimana Kelanjutan Kasusnya?

    Caption: Pemain timnas Indonesia saat piala AFF 2010.

    INTRIK.ID — Dugaan pengaturan skor atau match fixing pada final Piala AFF 2010 sempat menjadi sorotan publik. Lima mantan pemain Timnas Indonesia bahkan mendatangi Polda Metro Jaya pada Desember 2018 untuk memberikan klarifikasi. Namun, bagaimana kelanjutan pengusutan dugaan tersebut?

    Lima mantan pemain yang memberikan klarifikasi itu ialah Ponaryo Astaman, Firman Utina, Maman Abdurrahman, Hamka Hamzah, dan Markus Horison. Mereka mendatangi Polda Metro Jaya pada Sabtu, 29 Desember 2018, untuk bertukar informasi dengan Satgas Antimafia Bola. (Detik.com, 29 Desember 2018).

    Isu tersebut kembali mencuat setelah muncul tudingan bahwa kekalahan Indonesia dari Malaysia pada leg pertama final Piala AFF 2010 diduga telah diatur.

    Saat itu, Indonesia kalah 0-3 dari Malaysia di Stadion Bukit Jalil. Pada leg kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia menang 2-1. Namun, hasil agregat membuat skuad Garuda gagal meraih gelar juara.

    Pemain Bantah Terlibat

    Ponaryo Astaman, yang saat itu menjabat General Manager Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), menyampaikan bahwa kedatangan mereka bertujuan meluruskan informasi yang beredar.

    Para pemain membantah tudingan pengaturan skor dan menyatakan pertandingan dijalani secara profesional.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook